RUANG TERTUTUP (CONFINED SPACE)

Posted on
  • Udara dengan kadar Oksigen yang kurang atau berlebih Kondisi kadar oksigen (O2) di dalam ruang tertutup kurang dari 19,5% dari oksigen yang tersedia. Ketika tingkat oksigen turun di bawah 17%, pekerja akan mengalami sesak napas dan pandangan akan kabur. Pada kadar O2 antara 14-16% pekerja akan mengalami cepat lelah dan napas tersendat-sendat. Pada 6% kadar O2 pekerja dapat pingsan dan meninggal dalam beberapa menit jika tidak cepat ditolong. Mengapa oksigen dapat berkurang? Karena ada pekerjaan tertentu sedang dikerjakan di dalam Silo seperti mengelas, pemotongan atau pelapisan dinding, dan reaksi kimia tertentu seperti proses pengkaratan atau proses fermentasi bakteri serta adanya gas lain yang lebih ringan dari O2 seperti gas karbit, gas asitelin, atau gas LPG. Namun jika kadar O2 berlebih (> 21%) akan mudah sekali ruang tersebut terbakar jika ada api. Selain kondisi O2 berlebih, konsentrasi gas, uap atau debu dengan komposisi campuran tepat untuk terbentuk api.
  • Kondisi udara yang beracun. Kondisi ini karena udara yang ada di dalam ruang tertutup tidak dapat mengalir bebas masuk dan keluar karena bentuk dan susunan ruang tertutup. Sehingga udara yang ada di dalam bisa sangat berbeda dengan udara di luar ruangan. Timbulnya udara beracun di ruang tertutup dapat disebabkan antara lain:
    1. Produk atau material yang disimpan mempunyai sifat beracun misal obat fumigasi.
    2. Jenis pekerjaan yang akan dilakukan di ruang tertutup misal pengecatan. Pada pengecatan, uap larutan cat (thinner) mudah sekali menguap sampai pada konsentrasi tertentu akan meracuni udara di dalam ruang, selain itu mendesak oksigen keluar ruang, akibatnya di dalam ruang miskin oksigen

Tips Aman Bekerja di Ruang Tertutup (Confined Space)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.