RUANG TERTUTUP (CONFINED SPACE)

Posted on
  1. Kegagalan dalam mengidentifikasi dan mengendalikan bahaya bekerja di ruang tertutup dan
  2. Tindakan emergency atau darurat yang tidak tepat. Tindakan darurat biasanya merupakan reaksi yang spontan ketika keadaan darurat dan dapat menyebabkan kematian jika dilakukan tidak tepat.

Identifikasi bahaya yang ada antara lain:

  1. Bahaya fisik:
  • Suhu ruangan yang panas atau dingin dapat menimbulkan masalah pada pekerja. Oleh karena itu perlu diangin-anginkan terlebih dahulu sebelum melakukan pekerjaan di ruang tertutup.
  • Terhisap atau terkubur ketika menginjak material butiran kecil yang disimpan tong atau silo seperti kedelai, pasir atau tepung, dan menir, gandum. Material ini mungkin saja tampak keras dari permukaan namun di dalamnya kosong atau rapuh. Ilustrasi dapat digambarkan dalam gambar berikut.

Gambar ilustrasi bahaya terhisap atau terperosok material butiran kecil sewaktu menginspeksi silo

  • Bahaya kebisingan. Kebisingan dapat saja bersumber dari suara bearing blower yang sudah waktunya di-service, dari suara pergeseran¬† daun chain dengan body chain
  • Terpeleset pada permukaan yang licin dan basah atau terperosok pada lereng atau lubang-lubang yang ada di dalam silo.
  • Kejatuhan benda. Pekerja yang bekerja di dalam harus hati-hati jika ada pekerja lain di luar ruang tertutup terutama bagian atas.

2. Bahaya atmosfer udara di dalam ruang tertutup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.