Kepemimpinan Yang Efektif Dalam Mengembangkan Budaya K3

Posted on
    1. Kesejahteraan pekerja
    2. Membantu pekerja ketika diperlukan
    3. Membangun hubungan baik dengan bawahan / pekerja
    4. Membangun komunikasi dua arah dengan menjelaskan segala sesuatu yang perlu
    5. Selalu ada atau bersedia ditemui

Pengendalian adalah melakukan hal berikut :

    1. Membuat target yang jelas
    2. Menjaga kinerja sesuai standar
    3. Memberi klarifikasi yang jelas tentang ruang lingkup pekerjaan , ekspektasi dan tanggung jawab
    4. Memotivasi pekerja untuk mengikuti peraturan dan prosedur

Kedua faktor tersebut harus dijalankan secara seimbang , jika tidak seimbang akan bisa menimbulkan dampak negatif terhadap kepemimpinan.

Misalnya, jika kepedulian lebih dominan atau kuat dibandingkan pengendalian , maka manajemen akan dianggap terlalu lemah , tidak tegas atau tidak bisa membuat keputusan .

Demikian juga sebaliknya , jika pengendalian terlalu dominan maka manajemen akan dianggap terlalu keras dan tidak mempercayai pekerja sehingga pekerja akan cenderung menjaga jarak dengan manajemen karena ketakutan , berusaha menyelamatkan diri masing- masing dan saling menyalahkan . Maka kepemimpinan yang efektif adalah pemimpin yang tingkat kepedulian dan pengendaliannya tinggi , mereka akan didengar, dipatuhi oleh pekerja. Pemimpin yang efektif akan bersifat mengayomi dan mengutamakan pendekatan team dalam setiap penyelesaian masalah, semua keputusan dibuat dengan semangat kerjasama team dan mengkomunikasi secara jelas setiap keputusan atau program yang dibuat. Maka secara ringkas dapat dijelaskan bahwa kepemimpinan yang efektif memperlihatkan unsur-unsur kepedulian dan pengendalian berikut :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.